Konvensi Ibu Peri Se-Indonesia

Sekitar 2 minggu ini tidak ada tambahan post, karena memang sedang ribet se-ada-ada nya, sampe saking ribet nya, mesti mengambil sela waktu week end kemarin, untuk have fun di Bandung. Ditambah, sempat sakit panas gitu, dan mengalami sakit kepala 4 hari tanpa henti. Parno Kan..?

But, Thank God sekarang udah sembuh, dan sudah tidak terlalu ribet lagi, tapi sebenarnya kalau soal ribet mah ya, tiap minggu kali, jadi apa dong yang bikin minggu ini tambah ribet, ya mungkin karena sedang jatuh cinta. yeah, perasaan jatuh cinta yang satu ini, benar-benar bikin uring-uring-an, sebuah perasaan yang terakhir gw rasakan 1 tahun yang lalu. Wanita ini sebenarnya sudah kenal lama, tapi jadi dekat lagi karena Twitter. Seorang wanita yang Dewasa dan Sederhana yang bersembunyi dibalik penampilan nya yang Lucu, Religius dan Senang Tertawa. Gw tidak tahu perjalanan hubungan ini akan seperti apa, tapi yang gw tahu diawal kedekatan gw dengan wanita ini, dia sudah memberikan sebuah perubahan buat gw, yaitu:

Membuat Saya yang sebenarnya tidak terlalu menyukai hujan, jadi belajar untuk Menikmati dan Mencintai Hujan.

Ah, sudah lah soal cinta-cinta-an, saya coba untuk menikmati saja. Sekarang kembali ke Blog, Post kali ini, benar-benar karangan,dan hanya 1 post (Maaf benar-benar sedang ribet), dan post ini berjudul: Konvensi Ibu Peri Se-Indonesia. Here we go..

(Ibu Peri nya Caca, Ibu Peri nya Upik Abu, Ibu Peri nya Bawang Merah berkumpul untuk konvensi Ibu Peri demi kemajuan Bangsa)

Ibu Peri nya Caca: Tes..tes.. 1,2,3. Selamat pagi semuanya. Sebelum saya memulai konvensi, saya ingin bertanya apakah semua peserta Konvensi Ibu Peri sudah hadir?

Ibu Peri nya Upik Abu: Ya elah, mpok.. gaya amat, macam pesertanya ribuan aja, jelas-jelas yang ikut konvensi cuma 4 Peri. sekarang udah 3 yang dateng, berarti tinggal 1 yang belum datang..

Ibu Peri nya Bawang Merah: dan dia siapa lagi kalau bukan, si peri yang suaranya paling nyaring, dan sering nongkrongdi lapangan bola.. dia adalah.. PERI…WITAN..

Periwitan: halooooo.. saya datang.. kenalkan nama saya PERIWITAN atau nama aktenya PELUIT, tapi di kalangan PGJ aka Peri Gaul Jakarta akikah dipanggil Madam Emprit. Pritttttt..

Ibu Peri nya Caca: Oke, karena sudah lengkap, mari kita buka Konvensi ini, dengan mengayunkan Tongkat Sakti kita, dan berteriak “KENCRING”

Semua: KENCRING….

Periwitan: Priiiiiiittttttt.. Konvensi dimulai!!! (Tengok Kanan-Kiri) maaf cin, kebiasaan kalo dilapangan bola..

Ibu Peri nya Caca: Jadi saya disini ingin menyampaikan, bahwa kita dari kalangan Ibu Peri harus berbuat sesuatu bagi Indonesia. jangan kita yang mempunyai kemampuan ini dan tongkat ajaib, tapi hanya dipakai buat cewek-cewek labil teman kita saja, tapi juga harus membantu Bangsa ini juga.

Ibu Peri Bawang Merah: Mau bantu bagaimana, sedangkan kita kan masih terikat dengan aturan yg ada di Buku UUIP (Undang-Undang Ibu Peri) yang pada nomor 1, tertulis “Kita Jangan Mempergunakan kekuatan, untuk membantu orang sembarangan”, dan di nomor 2: “Kita Jangan memakai kekuatan kita untuk membantu orang, tapi membuat orang itu keenakan dan jadi malas”.

Ibu Peri Upik Abu: Iya benar, masalahnya orang disini, kalau udah dibantu dikit aja, yang ada malah kesenangan dan jadi malas.. sori ya, emang kekuatan gw, bisa dipake sembarangan apah.. cuih.. iya gak Madam Emprit?

Periwitan: Priitt..

Ibu Peri nya Caca: oke..oke.. saya ngerti dengan keluhan kalian, karena itu saya ada ide, untuk membantu orang-orang yang mempunyai jasa besar bagi negeri ini tapi tak pernah disadari dan rajin pula, mereka adalah TKI. nah, mereka kan sering disiksa tuh di negeri orang. jadi ide gw, kita mempergunakan kekuatan kita itu, untuk memberikan mereka Kemampuan sebagai pembantu singkat, Kemampuan Bahasa dan Kemampuan Membela diri. jadi mereka jika diluar negeri, sebagai pembantu, mereka kemampuan nya lengkap, Cepat Tanggap dan Bisa membela diri kalau disiksa. Udah sebatas itu saja. Hanya biar mereka menjadi Pembantu yang baik dan benar di luar sana.

Ibu Peri Bawang Merah: oke, menarik, jadi gimana caranya tuh..

Ibu Peri nya Caca: Jadi kita buat Semacam rumah pelatihan gitu, bagi mereka kita tetap memperlihatkan mereka bahwa mereka diajari, tanpa mereka sadari, sebenarnya kemampuan yang mereka punya itu sebenarnya hasil sihir-an kita. nah, fungsi Rumah Pelatihan itu sebenarnya formalitas, tapi sebenarnya di rumah itu kita akan melihat siapa dari mereka yang punya hati yang baik, dan layak kita bantu denagn magic kita. gitu. nanti setelah lulus, mereka tetap dapat dokumen resmi yang membuat mereka bisa segera ke luar negeri. Dan Gratis.

Ibu Peri Upik Abu: ah, setuju deh kalau kayak gitu, sebagai tambahan, kan TKI banyak dikirim ke negara Timur Tengah, bagaimana kalau kita minta bantuan Peri atau Jin di Timur tengah untuk membantu menjaga Pembantu asuhan kita selama disana, kebetulan kan aku pernah dekat sama Jin Lampu Alladin, pasti dia mau bantu jagain lah, dia kan masih bermukim di Baghdad tuh. Ah, jadi malu aku, Madam Emprit..

Periwitan: Priiitt… Priiitt..

Ibu Peri nya Caca: oke, kalau gitu udah setuju ya semua, nah sekarang yang jadi pertanyaan, nama Tempat kita itu nanti namanya  apa ya?

Ibu Peri Bawang Merah: aku ada ide.. waktu aku ikut syuting Bawang Merah-Bawang Putih sama Revalina dan Nia Ramadhani, aku liat di daerah Jakarta Selatan banyak plang di pohon bertuliskan begini, “Penyalur Pembantu Ibu Gito”, nah gimana kalau tempat kita itu nanti dinamakan “Penyalur Pembantu Ibu Peri”

Ibu Peri nya Caca: Ah, ide bagus sekali tuh, oke kalau gitu, Konvensi Disudahi, dengan hasil, bahwa kita akan mendirikan yayasan penyaluran TKI dan Pembantu yang dinamakan “Penyalur Pembantu Ibu Peri”

Semua: *Angkat tongkat ajaib dan berteriak KENCRING..KENCRING*

Periwitan: Kalo Madam Emprit mah, selama gak ada Pelanggaran, Kartu Kuning apalagi Kartu Merah, akikah mah setuju aja cin.. Priiittttt.. Konvensi selesai.. Lanjut main bola lagi ah sama Irfan Bachdim..

-The End-

Support Machine :)

Ditulis dalam Ngarang Total

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Tanggalan
Maret 2011
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: