Kisah Abang-Adik

Sebelum memulai menulis tentang Dialog Random terbaru, gw ingin bercerita dahulu tentang minggu ini, Sebuah minggu yang menjadi akhir dari sebuah ke-uring-uring-an. keren ya bahasa nya.

Sebelum nya waktu saya menulis blog ini di kisah “Konvensi Ibu Peri Se-Indonesia” ,gw akan bercerita bahwa gw sedang jatuh cinta, dan lagi agak uring-uringan, nah ini masih kelanjutan dari kisah itu. Jadi uring-uring an itu disebabkan si wanita ini, menghilang saja tiba-tiba gitu tanpa kabar, padahal gw sudah mulai ada perasaan gitu sama dia. Sebenarnya gw sudah tau alasan dia menghilang seperti itu, tapi dia tidak mengabari sama sekali, baik sms, telepon dan semua tidak ditanggapi. Jadi kan malah bingung aja.

Saya sebenarnya berusaha menjalani saja hal itu dengan santai, karena jujur saja, sejak Patah Hati paling berat yang pernah gw rasakan, which is itu sekitar 1  tahun yang lalu, gw berusaha tidak pernah merasakan sakit yang sama, dan begitu pun saat di buat uring-uring-an itu, gw cenderung biasa saja lah. Walau tidak bisa bohong, gw mikirin banget sih. Akhirnya, gw saat itu sudah berusaha melupakan dia.

tapi tiba-tiba…

gw nge-tweet di suatu sabtu di Mal Kelapa Gading, begini: “Coconut Ivory Mal” (secara terjemahan bebas berarti: Kelapa Gading Mal). Tiba-tiba dia me-reply, iya si perempuan yang menghilang dan tak menggubris gw selama 2 minggu itu, muncul, walau dalam bentuk reply-an twitter. Dan gw balas lagi twitter dia itu, dengan sindiran soal menghilang nya dia itu.

Yang lebih bikin kaget…

entah semesta sedang punya rencana apa. Di malam yang sama, gw yang sedang duduk-duduk di XXI Mal Kelapa Gading, tanpa diduga bertemu dengan dia yang mau nonton dengan teman nya yang juga teman gw semasa kuliah. Gw Kaget, Dia Kaget, Teman Dia kaget, Temen Gw BBM-an (ya, temen gw emang gak kompak). Gw kira dia udah tau gw di Kelapa Gading, karena baca tweet gw yg “Coconut Ivory Mal”, eh, taunya dia malah ngomong gini “Oh, Coconut Ivory itu Kelapa Gading, gw kira elo lagi makan es kelapa apa gituh..” . gw terdiam.

Perbincangan saat tidak sengaja bertemu itu, mungkin hanya berlangsung 5 menit, karena dia harus segera nonton, sedangkan gw dan teman gw di XXI itu cuma lagi ‘ngadem’ (norak ya kita, untung kita ganteng. hahaha), lalu perbincangan pun berakhir, dan dia lalu men-direct message gw di twitter, sebuah kalimat yang sangat romantis, yang membuat gw bergetar. Pada saat itu gw meyakini “Im still in love with her”.

Di malam setelah pertemuan itu, kita telepon-telepon-an selama 3 jam, dan dia menjelaskan semua nya tentang menghilangnya dia itu, dan gw dapat mengerti.  Buat gw hari itu seperti hari penyingkiran sebuah “Tanda Tanya Besar” yang seakan menggantung di pundak gw 2 minggu terakhir, dan Sebuah penghapus yang menghilang kan ke-uring-uring-an yang gw rasakan. Sekaligus juga pelepas rasa rindu.

Sampai saat ini, gw tiap hari ber-rindu-rindu-an dengan dia, gw gak tau hubungan ini akan berjalan bagaimana, mengingat banyak nya tantangan yang kita jalanin, tapi kita berusaha menikmatinya saja. Dan soal uring-uring an itu, gw rasa itu karena tanda perduli ya pada orang yang kita cinta, sekali uring-uring-an gw masih mengerti dengan apa yang dia katakan , tapi jika suatu saat gw tiba-tiba lagi-lagi di buat uring-uring-an oleh dia, gw tidak tahu apa yang akan terjadi…

———————————————————-

Mengingat cerita diatas memiliki tema “Uring-Uring-an” makanya random dialog dibawah ini, juga masih ada unsur uring-uring an nya, tapi ini lebih karena Uring-uring an nya seorang kakak oleh sifat penakut adik nya yang bikin kesal.

Here we go..

(Kisah ini karangan belaka, tentang sepasang Abang-Adik, dimana sang Abang sudah menjadi orang sukses di perantau-an nya, dan sang adik ingin menyusul, dan meminta bantuan dari sang Abang, tapi ada satu kekurangan si adik, dia ini anak yang sangat penakut)

Adik: Bang, aku mau lah merantau ke Jakarta, bantu aku cari kerjaan lah..

Abang: Oke, Abang bantu, kau mau jadi apa?

Adik: Apa aja lah, bang..

Abang: Jadi Sopir angkot mau kau?

Adik: Jangan jadi sopir lah bang, Takut nabrak aku..

Abang: oke, kalau gitu, abang kasih modal lah kau, buka usaha saja lah ya kau..

Adik: Jangan buka usaha lah bang, Takut bangkrut aku nanti..

Abang: (kesal) ah kau, semua takut.. sudah lah, MATI saja lah kau..!!

Adik: Jangan Mati lah, bang, Takut kali sama Kuburan aku!!

Abang: (hampir mengambil golok dan berencana memakan adik nya sendiri karena kesal)

Support Machine :)

Ditulis dalam Ngarang Total

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Tanggalan
April 2011
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: