PRINCESS OF BRIDGE VILLAGE KINGDOM

Im going to write about a Princess. Sorry, No, im going to write about “My Love Life’. Oke, lets make that fair: Im going to write about “My Love Story with a Princess”. Princess ofBridgeVillageKingdom.

Pernah tidak kalian ngefans dengan seseorang dan pada akhirnya berhasil dekat dengan “idola” kalian tersebut dan bahkan pada akhirnya memiliki hubungan special. Saya sebelumnya juga tidak pernah, sampai akhirnya, ya dengan si Princess ini. Ngefans  disini, artinya benar-benar fans ya, mengidolai, mengagumi bahkan membicarakan tentang seseorang yang bahkan sebenarnya tidak pernah kita temui.

Ini semua berawal di sekitar tahun 2003-2004 di masa gw lumayan sering bermain dengan trio paling funky dari SMUN 59 (ya Jonas Brothers nya SMU 59 lah. Cuma mungkin ini lebih tepat disebut “Jontor Brothers”). Personil Trio ini adalah Dhanes, Ebal dan satu lagi yg (katanya) paling ganteng si “yang tak boleh disebut namanya”. Dhanes, salah satu anggota trio yang paling chubby, ini terkenal orang yang hobi sekali cerita, dan kalau dia bercerita itu sangat Runut, Deskriptif, dan Imajinatif sekali, dan salah satu topic yang sering dibicarakan oleh dia ya, teman-teman SMU nya termasuk si “Princess’.

Dari sekitar tahun 2003-2004, gw sering dengar Dhanes bercerita tentang si Princess, dimana dia menyebut si Princess ini dengan sebutan “Sinden”. Bayangan gw kalau dulu Dhanes ngomong :”Sinden”, ya si “sinden” ini agak gendut, suara cempreng dan muka nya kayak ‘emak-emak’, maklum jaman dulu itu yang dipikiran gw tentang sinden, secara jaman dulu belum ada sinden seksi seperti Soimah gitu. Apalagi si Dhanes  setiap gw tanya “sinden kayak gimana si?” selalu dijawab Dhanes dengan “biasa aja mik, di 59 yang angkatan gw itu, Cuma ‘Santika’ yang paling mending muka nya, yang lain nya biasa banget”, kalau gw tanya si “yang tak boleh disebut namanya” which is adalah Musuh besar nya si Princess, si orang ini menjawab “gak cantik, mike”, dan kalau gw tanya Ebal “bal, sinden cantik gak sih?” , Ebal pun menjawab”Gw mau beli Hophop dulu ya” –ya Ebal memang sering tidak nyambung saat itu, maklum, kecanduan hophop memang bisa merusak kerja otak besar-

Bayangan gw bahwa “Princess” itu seperti yang digambarkan Dhanez masih terus bertahan sampai kira-kira tahun pertengahan 2010. Sampai pada akhirnya gw melihat foto saat Kelas Sos-1 buka puasa bersama, tapi pada saat itu, walau gw udah tidak menganggap “Princess” seperti ‘sinden emak-emak” seperti yang digambarkan Dhanez, tapi tetap saja imaji dari “Princess” saat itu masih lah belum jelas, hingga…

Suatu waktu tanpa sengaja, pada saat sedang jalan-jalan ke Mal Kelapa Gading dengan Dhanes dan Ebal, bertemu dengan Princess dan pacarnya di Basement Mal Kelapa Gading.

Pada saat itu saya secara resmi “Ngefans” bahkan mungkin “Naksir” atau walau terdengar berlebihan, gw merasa saat itu “Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama”.

Sejak saat itu, gw sering sekali nanyain soal Sinden pada Dhanez dan Ebal (terutama), hampir tiap ketemu mereka, tanpa alasan yang jelas. Lalu gw mulai “sok asik” follow twitter dan add FB (padahal tidak kenal). Lalu mengikuti sekali aktivitas Sinden via twitter, bahkan cukup sering meng-DM tidak penting, bahkan memanggil dengan sebutan “Sindy”. Yeah right.. -___-“

Singkat cerita dan tidak diduga ‘ujug-ujug’ sudah dekat saja, berawal dari tukaran pin BB setelah Tes BRI, lalu bbm-an hal-hal random -dari cupcake sampai film Insidious- , lalu ketemuan pertama kali di McD dengan Make Up Tebal (kalau tidak ingin dibilang menor). Singkat cerita gw dan Princess , jalan bareng.

Bisa dikatakan kita berpacaran setelah itu, dan sampai saat ini, gw masih ingat hampir semua detail saat gw dan princess ‘berpacaran’, ya, memang sebegitu spesial nya.

Tanpa harus diceritakan bagaimana proses berpacaran nya, tapi diluar segala up and down yg terjadi di hubungan ini, gw sangat bahagia menjalani nya. Karena tidak ada yang lebih membahagiakan dari pada bisa bersama dengan orang yang elo sayang dan cinta plus udah ngefans dari dulu.

Tapi All The Good Things Come to An End ,begitu juga cerita gw dan Princess ini,  sudah mulai muncul ketidak cocokan ,pertentangan dan memang sebagian besar karena kesalahan gw yang memang tidak maksimal dalam hubungan ini.

Intinya, hubungan ini pun usai.

Finally, Diluar semua hal itu, gw bersyukur banget pernah mengenal si Princess of Bridge Village Kingdom ini, salah satu wanita tercantik yang pernah jalan bersama gw, mohon maaf atas kesalahan yang gw buat dan terimakasih telah mengijinkan gw untuk “mampir”. Doa gw selalu yang terbaik buat kita. I Love You, Neng,, J

Since, elo tidak mengijinkan untuk berkata “bye-bye” dan terlalu ke-pede-an (dan ngarep) bagi gw untuk berkata “Sampai Berjumpa lagi”

Karena itu gw hanya ingin mengucapkan, Thank you for having me in your life. Kamu selalu cantik.

I really Love you.. PRINCESS  OF  BRIDGE VILLAGE KINGDOM

 

Mikhael Tulus.

nb: cieeh, pasti udah jadian or ada yang deket deket.. sampai di FB ada yang wall panggil “cindy” ehem.. haha

 

Support Machine :)

Ditulis dalam Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Tanggalan
Oktober 2011
S S R K J S M
« Mei   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: