Hantu Bule : Buat Hotel. Hantu Indonesia : Pasien Dokter THT

Beberapa hari yang lalu seorang teman namanya: Tiara Fitriyani, mengikuti sebuah kuis di twitter dan berhasil memenangkan hadiah tiket menonton film berjudul “HOTEL TRANSYLVANIA“, saat saya membaca hal tersebut di timeline twitter, Saya langsung googling mengenai film itu, ternyata film tersebut adalah sebuah film animasi tentang seorang Drakula (Pengisi suara: Adam Sandler) yang membuka Hotel Transilvania, resort bintang lima dimana para monster dan keluarga mereka – termasuk Frankenstein (Kevin James) dan istrinya, Mummy, Manusia tidak terlihat, dan keluarga Manusia Serigala, untuk bergembira tanpa khawatir tentang kehadiran siapa pun dari dunia manusia.

Reaksi pertama saya saat membaca hasil googling yang diikuti dengan membuka website http://www.21cineplex.com itu adalah: “Wah, seru juga sepertinya filmnya”. Saat saya hendak menutup laman tersebut dari Blackberry saya, saya melihat sebuah judul film horor Indonesia yang juga akan segera turun ke Bioskop, dan judul film tersebut adalah “Hantu Budeg”. lalu saya iseng langsung googling kembali tentang film ini, dan saya mendapatkan hal menarik karena selain “Hantu Budeg” ternyata sebelumnya juga pernah ada film horor berjudul “Setan Budeg”. Hantu Budeg dan Setan Budeg, apa bedanya ya ? Curiga, jangan-jangan ada dualisme di dunia per-arwah budeg-an di akherat sana, seperti PSSI dan KPSI di dunia persepakbola-an Indonesia.

Film “Setan Budeg” dibintangi oleh Saipul Jamil dan Dewi Persik (Ya, betul Saipul Jamil dan Dewi Persik yang itu..), Saya jujur, tidak menonton film ini, mungkin film ini bagus, mungkin di sepanjang film, tiap adegan antara Dewi Persik dan Saipul Jamil, dialog di-isi sambil bernyanyi balas-balasan, dan ironisnya jangan-jangan saat mereka bernyanyi mereka tidak bisa mendengar apa yang dinyanyikan satu sama lain. Soalnya kan BUDEG.

Sedangkan film “Hantu Budeg” dibintangi oleh Tyas Makasih atau Tyas ‘Thank You’, eh maksudnya, dibintangi oleh Tyas Masa Sih atau Tyas ‘Are You Sure’ , eh salah lagi.. ini yang benar, jadi film “Hantu Budeg” ini dibintangi oleh Tyas Mirasih atau Tyas Alcohol (Miras Sih!). Ah, sudah lah, yang pasti film ini masih ‘coming soon’ dan mungkin saja bagus. Dan Tyas Mirasih bagi gw artis yang cantik anyway.

Setan Budeg vs Hantu Budeg : Siapa yang lebih BUDEG ?

Setan Budeg vs Hantu Budeg : Siapa yang lebih BUDEG ?

Diluar masalah film, saya jadi berpikir Hantu atau Setan Budeg itu seperti apa ya, kalau dia benar-benar ada ? (Selanjutnya akan ditulis dengan “Hantu Budeg” saja).

1. Hantu Budeg menurut gw itu adalah “Setan Indie” atau “Setan Hipster” kalau kata anak gaul sekarang, karena hantu ini sedikit berbeda dengan hantu-hantu yang lain.

Anggaplah kita sedang menghadapi psikotes dan menghadapi soal tentang mencari perbedaan dari beberapa hal yang dijabarkan. contoh:

– Kambing, Kuda, Sapi, Ikan, Anjing, Kucing >> Yang berbeda adalah “Ikan” karena dia satu-satunya yang habitatnya di Air

– Bams, Tria, Adam Sandler, Lembu, Raffi Ahmad >> Yang berbeda adalah “Adam Sandler” karena dia satu-satunya artis Holywood, jawaban benar tapi alasan kurang tepat. Yang berbeda adalah “Adam Sandler” karena dia satu-satunya yang nggak pernah pacaran sama Tyas Makasih eh Tyas Masasih eh Tyas Mirasih.

Nah, kalau soalnya seperti ini, apa jawabnya:

– Kuntilanak, Sundel Bolong, Hantu Budeg, Hantu Suster Keramas, Pastur Jeruk Purut >> yang berbeda adalah “Hantu Budeg” karena DIA SATU-SATUNYA ARWAH YANG TIDAK BISA DIPANGGIL SAMA ORANG YANG MAIN JELANGKUNG.

Kenapa dia tidak bisa dipanggil sama orang yang main jelangkung ? Karena saat si “Hantu Budeg” ini dipanggil sama orang yang main jelangkung, dia nggak bakal denger, soalnya BUDEG. “Kuntilanak”, se -serem-serem nya kalau dipanggil orang yang main jelangkung langsung berangkat, “Sundel Bolong” kalau dipanggil Jelangkung pasti juga nurut, bahkan ya “Hantu Suster Keramas” juga kalau dipanggil sama orang main jelangkung pasti langsung bergegas berangkat, nggak peduli walau dia lagi sampoan juga, nggak akan itu “Hantu Suster Keramas” kalau dipanggil orang main jelangkung nolak pake alasan : “Bentar dong, tanggung ini sampo sachet nya belum abis!”. Nggak akan.

Tapi ya, masalah pendengaran memang menjadi faktor penyebab sulitnya “Hantu Budeg” dipanggil oleh orang yang main jelangkung. Lebih sulit dari masalah susah signal di Bekasi kayaknya.

2. Hantu Budeg ini juga jangan-jangan di dunia arwah karena ke-hipster-an nya paling temennya nggak banyak. Perkiraan saya, paling temennya cuma 2, yaitu: Hantu Ahli Bahasa Isyarat dan Hantu Mulut Toa.

– Hantu Ahli Bahasa Isyarat : Hantu ini jago menggunakan bahasa isyarat jadi bisa berkomunikasi dengan si Hantu Budeg.

– Hantu Mulut Toa: Dari namanya, kita bisa tau, Hantu ini suaranya gede banget kayak toa, siapapun yang denger “Hantu Toa” ini ngomong, yang bisa denger jadi budeg, yang budeg jadi bisa denger. Pantes aja si “Hantu Budeg” berteman sama dia.

3. Saya jadi berpikir kalau film “Hantu Budeg” ini sudah muncul di bioskop bagaimana ya efeknya dengan popularitas “Hantu Budeg” di dunia arwah sana, pasti banyak ya yang menanyakan tentang filmnya ini, termasuk si “tuyul”. Seperti perbincangan dibawah:

Tuyul: “Eh, film elo “Hantu Budeg” udah ada di bioskop ya ?”

Hantu Budeg: “Apa??” (Nggak denger. Kan Budeg)

Tuyul: (Dengan suara lebih kencang) “Itu film elo “Hantu Budeg” udah tayang ya di bioskop ?”

Hantu Budeg: “APA???!” (Masih nggak denger. Kan Budeg)

Tuyul: (Agak kesel) “Udah ah, gini aja, film elo kan udah keluar di bioskop tuh “Hantu Budeg”, gw mau minta tiket gratisan dong buat nonton. Ayo lah sama temen!”

Hantu Budeg: “APA LO BILANG, TIKET GRATISAN!!! EH, BOTAK.. DUIT ELO BANYAK JUGA, MASIH AJA MINTA TIKET GRATISAN !!! BELI DONG LO !!!”

Tuyul: (diam beberapa saat) (lalu menangis sesenggukan) (dan dia akhirnya memutuskan resign jadi Tuyul dan kini menjadi pengisi suara Shincan)

Ya seperti itu kali ya, penggambaran “Hantu Budeg”.

Tapi mungkin film “Hantu Budeg” ini sebenarnya ter-inspirasi oleh omongan di sehari-hari rakyat Indonesia yang mengatakan bahwa ada beberapa kejadian naas yang dialami oleh manusia karena mereka dibuat “Budeg” oleh hantu. Semacam mitos dan folklore lah. Tapi biar lebih jelas maksud film nya, silakan tonton saja ya filmnya.

Ternyata si “Tuyul” setelah resign jadi Tuyul dan menjadi pengisi suara “Shincan” di TV, dia suka nyambi jadi reporter untuk Hantu TV. dan suatu ketika dia diberi tugas untuk meliput tentang kehidupan Hantu Bule dan Hantu Indonesia. Hantu Bule diwakili oleh “Drakula” dan Hantu Indonesia diwakili oleh “Hantu Budeg”. Berikut petikan wawancaranya:

Tuyul: “Drakula apa yang kau lakukan saat ini ?”

Drakula: “Saya sekarang membuka Hotel Transilvania, resort bintang lima dimana para monster dan keluarga mereka, Manusia tidak terlihat, dan keluarga Manusia Serigala, untuk menginap dan bergembira tanpa khawatir tentang kehadiran siapa pun dari dunia manusia.”

Tuyul: “Wah, mulia sekali. kapan-kapan saya boleh dong nginep disana, minta dong voucher hotel gratis?”

Drakula: “APA LO BILANG, VOUCHER HOTEL GRATISAN!!! EH, BOTAK.. DUIT ELO BANYAK JUGA, MASIH AJA MINTA VOUCHER HOTEL GRATISAN !!! BELI DONG LO !!!”

Tuyul: “Iya ampun, kena semprot lagi gw. Baik, sekarang buat saudara “Hantu Budeg”, apa yang kamu lakukan saat ini ?

Hantu Budeg: “APAAAAHHH? NGGAK DENGERRR!”

Tuyul: “Oke, ini gw punya kenalan Dokter THT, mending kamu kesana deh ngobatin kuping kamu itu!”

Support Machine :)

Ditulis dalam Film, Merenung, Ngarang Total, Random Story

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Tanggalan
November 2012
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: