Pacaran di Flyover Malam Hari: Kenapa ?

Adakah yang bisa memberitahu gw, kenapa ada beberapa kelompok muda-mudi (di Jakarta terutama) yang suka sekali menghabiskan waktu pacaran di flyover ? Gw menanyakan ini bukan untuk menjadi orang yang sok keren dengan menghina gaya pacaran orang dan menganggap nya katro. But seriously, why this peoples dating on the flyover especially in the night ?

Bingung…

Mungkin orang-orang itu berpacaran di flyover karena mempercayai mitos bahwa “tingginya suatu tempat berpacaran berbanding lurus dengan ketinggian tingkat romantisme yang didapat”. Hal ini sebenarnya tidak bisa dibantah juga, mengingat memang banyak diantara kita yang menganggap tempat yang tinggi itu dapat menjadi tempat pacaran yang romantis, sebut saja lah Menara Eiffel, Deretan pegunungan di Swiss, atau tidak usah jauh-jauh, lihat saja dari banyaknya tempat makan malam romantis di Jakarta yang diberi embel-embel rooftop atau Sky something. Alasan romantisnya sebenarnya bisa bermacam-macam, mungkin karena bisa melihat indahnya bintang-bintang lebih dekat, melihat cahaya lampu kota dari atas atau mungkin buat bunuh diri bersama sang pacar jika hubungan mereka tidak mendapat restu orang tua.

Tapi di flyover. Benarkah akan se-romantis itu juga?

Memang benar dari flyover, mereka juga bisa melihat indahnya bintang atau cahaya lampu kota, tapi bagi gw hal itu tidak cukup dibilang romantis. Apalagi orang-orang yang pacaran di flyover Jakarta pastinya akan terkena paparan polusi, juga suara riuh berisik knalpot kendaraan yang membuat mereka akan sulit berkomunikasi dan jangan lupa kemungkinan untuk terkena hujan dan angin kencang yang bisa menyebabkan masuk angin. Tapi ya namanya anak muda bercinta, masuk angin, dikerokin, ya terus merah-merah bekas kerokan dianggap “merah-merah ini bukti cinta kita ya ayanggggg”. Pingsan.

Apa lagi kalau mau bunuh diri bersama dari flyover. Apa coba romantisnya dari pasangan yang terjun bersama dari flyover lalu saat melayang disambar metromini, saat sampai ditanah dilindes sama bajaj dan saat menggelepar di aspal, hal mulia yang dilakukan oleh orang-orang, bukan menolongnya melainkan malah asyik difoto pake hp. Mungkin kalian berpikir kisah bunuh diri tersebut akan masuk di majalah wanita dan ditayangkan di rubrik khusus di hari valentine, tapi kenyataannya kisah kalian hanya akan masuk di halaman depan koran “Lampu Merah”.

Akhirnya, gw mencoba melihat dari sisi lain yang dapat menjadi indikator suatu dari sebuah keromantisan, yaitu: Rayuan.

Pikirin deh, bagaimana rayuan yang dapat dilancarkan oleh seseorang (biasanya si pria) pada pasangannya, jika mereka sedang memadu kasih di flyover. Contoh:

1. Aku tak akan pernah lupa masa indah, saat ku mencium bibirmu sesaat setelah asap knalpot mikrolet ngebut menerpa wajah kita

2. Aku juga tak akan lupa,ketika aku mencium tanganmu, lalu ada tukang ojek yang lewat berteriak: KAMPUNGAN LO!

atau rayuan dari si cewek mungkin akan seperti ini…

3. Dari atas fly over ini, aku mau kita seperti Jack dan Rose di Film Titanic dan berkata “You Jump, I Jump but please You First, if you death, kayaknya cowok motor sebelah lucu juga!”

Hmmppth… tetap saja, gw tidak mendapatkan jawaban dimana letak ke-romantis-an dari orang-orang yang pacaran di flyover. Yasudah lah.

Lucunya, sekarang gw justru dapat pertanyaan lain, yaitu “kenapa orang lebih memilih pacaran di flyover bukan di kolong flyover ?”

Padahal ya di kolong flyover itu ya, biasanya gelap dan sepi (orang pacaran kan biasanya kan suka tuh tempat yang gelap dan sepi), lalu bebas dari panas serta hujan dan dengan hanya modal beli 1 lilin dan 2 mangkok bakso, pasangan sudah bisa lho ngerasain candle light dinner di kolong flyover.🙂

Well, mungkin tulisan ini tidak bisa memberi jawaban tentang mengapa orang pacaran di flyover tapi setidaknya gw memberi alternatif tempat pacaran lain selain flyover, yaitu kolong flyover.

Selamat bercinta, teman-teman.

Support Machine :)

Ditulis dalam Merenung, Random Story, Real "Un-Important" Dialog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Tanggalan
Juni 2013
S S R K J S M
« Apr   Jul »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

%d blogger menyukai ini: